Dewasa ini, semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya menjaga berat badan. Tidak hanya untuk menjaga penampilan, tapi juga agar tubuh semakin terasa lebih bertenaga, sehat dan ringan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Nah, kalau kamu juga sedang berusaha mencapai berat badan ideal tapi masih maju mundur dan bingung harus mulai dari mana.. Tenang, Ultra People. Kuncinya itu bukan hanya melulu tentang olahraga setiap hari, tapi defisit kalori!

Mengenal Defisit Kalori

Sederhananya, defisit kalori itu terjadi ketika kalori yang masuk lebih sedikit dibanding yang dibakar oleh tubuh setiap harinya. Sehingga ketika hal itu terjadi, tubuh akan otomatis mengambil cadangan energi dari lemak dan hasilnya, berat badan kita pun akan turun secara alami. 

Agar tetap aman dan tubuh tidak “kaget”, umumnya defisit kalori dilakukan dengan mengurangi sekitar 300–500 kkal per hari. Jadi memang tidak perlu drastis, Ultra People, yang penting konsisten!

Cara Aman Memulai Defisit Kalori

Ingat ya, defisit kalori itu bukan berarti mengurangi makan tanpa tahu kebutuhan dasar tubuh. Maka dari itu, ada baiknya langkah pertama yang dilakukan adalah mengetahui kebutuhan kalori harianmu kemudian kurangi secara perlahan dalam rentang yang wajar. Hal tersebut bisa kamu lakukan dengan:

  • Mengatur porsi makan
  • Memilih makanan rendah kalori tapi tetap tinggi nutrisi
  • Menambah aktivitas fisik
  • Mengkombinasi semua hal di atas

Tapi hati-hati memangkas kalori terlalu drastis, Ultra People. Bisa-bisa nanti kamu jadi cepat lemas, sulit fokus, bahkan metabolisme kamu pun bisa terganggu. Alih-alih mengurangi makan, fokuslah ke makanan yang bikin kenyang lebih lama seperti sayuran dan protein tanpa lemak, dan juga hindari ngemil makanan tinggi gula atau gorengan yang kalorinya ‘kosong’. Berikut makanan yang harus kamu perbanyak dan juga batasi ketika akan defisit kalori:

Perbanyak:

  • Protein: Telur, dada ayam, tahu tempe
  • Serat: Sayur, buah, oatmeal, nasi merah
  • Lemak sehat: Alpukat, minyak zaitun
  • Susu rendah lemak

Batasi:

  • Gorengan
  • Makanan cepat saji
  • Makanan olahan

Apakah Masih Bisa Minum Susu Ketika Defisit Kalori?

Banyak orang mengira kalau lagi defisit kalori, baiknya hindari susu. Padahal salah besar, Ultra People! Susu itu bisa jadi bestie buat diet kamu, lho.

Untuk kamu yang sedang mindful soal asupan kalori, Ultra Milk Low Fat bisa jadi pilihan, nih. Karena kadar lemak dan kalorinya jauh lebih rendah, kamu tetap bisa menikmati kebaikan susu tanpa rasa guilty akan kalori berlebih!

Selain kalorinya yang terkontrol, Ultra Milk Low Fat kaya akan kalsium yang penting banget buat kesehatan tulang, apalagi kalau kamu juga rutin olahraga. Segelas Ultra Milk Low Fat bisa jadi penyelamat saat lapar melanda di sore hari atau sebagai recovery energi setelah workout. Nutrisinya lengkap, kalsiumnya tinggi, tapi tetap ramah buat timbangan!

Kunci Defisit Kalori: Konsisten

Supaya defisit kalori nggak cuma jadi wacana, yang harus kamu ingat juga adalah harus percaya dengan proses dan menjalani program defisit kalori ini dengan sabar dan konsisten. Progres kecil tapi stabil jauh lebih baik daripada cepat tapi nggak bertahan lama. 

Selama kamu terus konsisten dan mengganti pilihanmu ke produk yang lebih sehat, seperti Ultra Milk Low Fat, perjalanan dietmu pasti jadi lebih fun dan siap untuk 100% Ultra Jalani Ramadan!