Tak terasa kita sudah memasuki bulan Ramadan nih, Ultra People. Saat sedang berpuasa seperti sekarang, selain fokus memperbanyak ibadah, ada satu hal yang sering luput diperhatikan tapi sebenarnya penting agar puasa makin lancar: kesehatan pencernaan. 

Sering kali, perubahan pola makan yang drastis saat puasa memicu masalah seperti sembelit, perut begah, hingga BAB yang tidak teratur. Akibatnya, tubuh jadi kurang fit untuk menuntaskan puasa.

Menurut informasi dari Kementerian Kesehatan, penyebabnya sering kali sederhana: kurang minum dan terlalu banyak konsumsi makanan berminyak atau digoreng saat berbuka maupun sahur. Kombinasi ini mengakibatkan tubuh lebih mudah dehidrasi dan usus pun bekerja ekstra berat.

Nggak mau hal itu terjadi di kamu kan, Ultra People? Yuk, terapkan tips-tips ini untuk menjaga kondisi tubuh agar pencernaan tetap lancar, ibadah makin nyaman dan kamu bisa 100% Ultra Jalani Puasa!

 

  • Pilih Menu Sahur dan Buka yang Tepat

 

Meski sulit, sudah saatnya nih kita meninggalkan makanan tinggi lemak, gorengan, dan ultra processed food. Sebagai gantinya, pastikan ada sayur, buah, atau kacang-kacangan di menu sahur dan berbukamu. 

Serat dari makanan tersebut berfungsi sebagai ‘sapu’ dalam usus untuk mendorong sisa makanan keluar dengan lebih mudah dan lancar. Kalau usus bersih, tubuh pun otomatis terasa lebih ringan dan siap menjalani puasa. 

 

  • Jangan Lewatkan Sahur dan Hindari Makan Berlebih

 

Sahur adalah kunci energi kita seharian. Kalau sebelumnya kamu suka skip sahur karena malas atau kesiangan, ini tandanya untuk mengubah kebiasaan tersebut nih, Ultra People. 

Usahakan untuk makan dengan porsi yang pas. Dalam artian, tidak kurang dan tidak berlebih. Makan terlalu banyak saat sahur atau berbuka justru bisa membuat sistem pencernaan bekerja terlalu keras dan memicu rasa kantuk serta begah yang berlebih.

 

  • Terapkan Pola Hidrasi 2-4-2

 

Agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi, Kementerian Kesehatan menyarankan pola 2-4-2 (2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur). Nah, kamu bisa mulai membiasakan pola hidrasi ini nih di bulan Ramadan ini. Tubuh yang terhidrasi dengan baik akan membantu kerja usus jadi lebih optimal dan menjaga energi tetap stabil saat puasa.

Selain air putih, kamu juga bisa menambahkan susu sebagai bagian dari asupan cairan harianmu. Untuk pilihan susunya, tentu pilih yang terbuat dari 100% Susu Sapi Segar seperti Ultra Milk. Kamu bisa menikmatinya saat sahur atau saat berbuka untuk menyegarkan diri sebelum makan berat!

Intinya, menjaga kesehatan pencernaan bukan melulu tentang detoks ekstrem atau diet ketat ya. Dengan melakukan langkah-langkah di atas, tubuh akan lebih siap menghadapi perubahan pola makan selama Ramadan, sehingga puasa tahun ini bisa lebih ringan, nyaman, dan penuh energi. 

Selamat menyambut Ramadan, Ultra People. Jangan lupa stok Ultra Milk di rumah agar 100% Ultra Jalani Puasa!